Natuna, 1 Oktober 2026 – Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, menjadi bukti kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan. Pernyataan tersebut disampaikan setelah Muzani meninjau KNMP Cemaga Utara, Kecamatan Bunguran Selatan, pada Rabu, 30 September 2026. Dalam kunjungan itu, ia melihat langsung berbagai fasilitas yang disiapkan untuk menunjang aktivitas masyarakat pesisir. Muzani berharap pembangunan tersebut memberikan dampak nyata terhadap kehidupan dan pendapatan nelayan.
Muzani melakukan peninjauan bersama sejumlah pimpinan dan anggota MPR serta jajaran pemerintah. Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono termasuk dalam rombongan yang melihat langsung fasilitas di kawasan tersebut. KNMP Cemaga Utara berada di lingkungan yang dihuni sekitar 966 penduduk. Keberadaan fasilitas terpadu diharapkan dapat memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada sektor kelautan dan perikanan.
Sejumlah fasilitas yang tersedia meliputi tempat perbaikan kapal, pabrik es, tempat pelelangan ikan hingga ruang pertemuan. Muzani menilai fasilitas tersebut dibangun cukup lengkap dan representatif untuk mendukung kebutuhan nelayan. Keberadaan sarana pendukung diharapkan dapat mengurangi kendala yang selama ini muncul dalam pengelolaan hasil tangkapan. Nelayan dapat memperoleh dukungan mulai dari penanganan hasil laut setelah mendarat hingga proses pemasaran.
Muzani berharap fasilitas KNMP dapat membantu nelayan dalam menyimpan dan menjual hasil tangkapan secara lebih baik. Dukungan terhadap rantai usaha tersebut dinilai penting karena pendapatan nelayan tidak hanya dipengaruhi jumlah tangkapan, tetapi juga kemampuan menjaga kualitas dan memperoleh akses pasar. Infrastruktur yang memadai dapat memberikan ruang bagi kegiatan ekonomi pesisir berkembang lebih terorganisasi. Pada akhirnya, fasilitas yang dibangun pemerintah diharapkan bermuara pada peningkatan kesejahteraan keluarga nelayan.
Menurut Muzani, pembangunan KNMP di Natuna juga mempunyai arti penting karena dilakukan di wilayah perbatasan Indonesia. Ia memandang peningkatan fasilitas dan pelayanan masyarakat di kawasan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kehidupan warga perbatasan. Natuna memiliki karakter kepulauan dengan kehidupan masyarakat yang sangat dekat dengan sektor kelautan. Karena itu, penguatan ekonomi nelayan menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan daerah.
Kehadiran KNMP diharapkan tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur fisik. Pemanfaatan fasilitas secara berkelanjutan menjadi faktor penting agar sarana yang tersedia benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat. Dukungan pengelolaan, akses pasar dan aktivitas ekonomi yang terhubung dengan fasilitas tersebut akan menentukan dampaknya terhadap pendapatan nelayan. Muzani menekankan harapan agar kehidupan nelayan menjadi lebih maju dan makmur setelah fasilitas tersebut dimanfaatkan secara optimal.
Peninjauan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi bagian dari rangkaian kunjungan pimpinan MPR di Kabupaten Natuna. Selain melihat pembangunan fasilitas, rombongan juga berinteraksi langsung dengan masyarakat pesisir untuk mengetahui kondisi kawasan tersebut. Kunjungan itu sekaligus mempertemukan unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat dalam agenda pembangunan wilayah perbatasan. Muzani menilai pembangunan KNMP memperlihatkan perhatian terhadap peningkatan pelayanan sekaligus taraf hidup masyarakat Natuna.





