Krisis Kemanusiaan di Gaza: Dampak Prolongasi Blokade

https://cdn.antaranews.com/cache/800x533/2025/03/18/Gaza-dan-warga-yang-antri-makanan.jpg

Gaza, 21 Juli 2025Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza semakin memburuk akibat perpanjangan blokade yang diberlakukan Israel sejak Oktober 2023. Blokade ini telah menyebabkan kelangkaan pangan, air bersih, dan bahan bakar, serta menghancurkan sistem kesehatan dan infrastruktur vital lainnya.sultra.antaranews.com+4Antara News+4Antara News+4

Dampak Blokade terhadap Kebutuhan Dasar

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hampir setengah juta warga Gaza menghadapi kelaparan akut, sementara lebih dari dua juta orang kekurangan akses terhadap air bersih dan layanan sanitasi yang memadai. Blokade ini juga menyebabkan 90% rumah tangga di Gaza tidak memiliki cukup makanan, dengan sebagian besar penduduk bergantung pada bantuan internasional yang terbatas.

Keruntuhan Sistem Kesehatan

Sistem kesehatan Gaza hampir runtuh total akibat serangan udara Israel yang menghancurkan rumah sakit dan fasilitas medis. Lebih dari 50% rumah sakit di Gaza tidak beroperasi, dan yang masih berfungsi kekurangan pasokan medis serta bahan bakar untuk menjalankan generator listrik. Akibatnya, banyak pasien, termasuk bayi prematur dan penderita penyakit kronis, meninggal dunia karena tidak mendapatkan perawatan yang memadai. Antara News

Krisis Pendidikan dan Trauma Anak

Lebih dari 650.000 siswa di Gaza terpaksa berhenti sekolah akibat serangan dan penghancuran fasilitas pendidikan. Anak-anak yang selamat dari serangan kini menghadapi trauma psikologis berat, dengan banyak dari mereka kehilangan orang tua dan rumah. UNICEF melaporkan bahwa hampir 90% anak-anak di Gaza mengalami gangguan mental akibat konflik berkepanjangan ini. AP News

Respons Internasional dan Tantangan Bantuan

Meskipun ada upaya dari komunitas internasional untuk memberikan bantuan kemanusiaan, Israel membatasi akses bantuan tersebut dengan alasan keamanan. Program distribusi makanan yang dikelola oleh Gaza Humanitarian Foundation, yang didukung oleh Israel, telah menyebabkan lebih dari 900 kematian akibat kerusuhan dan penembakan di titik distribusi. The Wall Street Journal

Kesimpulan

Blokade yang berkepanjangan di Gaza telah menciptakan krisis kemanusiaan yang mendalam, dengan dampak yang menghancurkan bagi kehidupan warga sipil. Penting bagi komunitas internasional untuk menekan Israel agar membuka akses bantuan kemanusiaan secara penuh dan segera, serta mendesak gencatan senjata untuk menghentikan penderitaan rakyat Gaza.

Related Posts

Ekspansi Kawasan Ekonomi Khusus: Mempercepat Pertumbuhan Investasi Nasional 2025

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dirancang sebagai motor penggerak investasi, ekspor, dan penciptaan lapangan kerja dengan menawarkan insentif fiskal, kemudahan perizinan, serta infrastruktur pendukung. Pada 2025, pemerintah menargetkan penambahan beberapa KEK…

Sektor UMKM Indonesia: Tumbuh di Tengah Pandemi dan Pemulihan Ekonomi

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia telah menunjukkan ketangguhan luar biasa dalam menghadapi tantangan pandemi COVID-19 dan kini menjadi pilar utama dalam pemulihan ekonomi nasional. Dengan kontribusi yang…

You Missed

Kehabisan Kata – Lyla: Kehilangan yang Membisu

Belahan Jantungku – Andien: Lagu Romantis untuk Kekasih

Di Dadaku Ada Kamu – Vina Panduwinata: Lagu Manis tentang Kasih

PSM Makassar Kembali Menang, Taklukkan Arema FC di Kandang

Persik Kediri Tampil Memukau Saat Menaklukkan Persipura Jayapura

Hati yang Kau Sakiti – Rossa: Tangisan Perempuan yang Tersakiti